Cinafilm has over 5 million movie reviews and counting …
Sitemap
Search

Last updated: 17 Jun 2026 at 14:14 UTC

Back to movie details

Review of by Novita S — 19 Oct 2010

Share
Tweet

Based on the true story of the enduring but troubled love between Lois Wilson, co-founder of Al-Anon, and her alcoholic husband Bill Wilson, co-founder of Alcoholics Anonymous.

Tiga perempat pertama filmnya cukup membosankan, cerita tentang kehidupan rumahtanga Louis dan suaminya yang peminum berat - Bill. Cinta Louis terbukti dalam kerasnya kehidupan akibat ulah suaminya yang tidak bisa lepas dari alkohol. Rangkaian janji terus bersambung dari tahun A ke tahun B... janji yang selalu dibuat dan dilanggar. Louis memang wanita yang kuat, tabah dan sabar! Mungkin, di zaman kita sekarang istri yang mengalami penderitaan sedemikian rupa akan memilih untuk bercerai, tapi that's the power Louis's love! Ia terus mendampingi suaminya dengan hope hope and hope.

Secara kesuluruhan, menurutku film ini cukup membosankan sekaligus bagus. Bosan karena gaya penceritaannya yang monoton (alur maju terus... ga ada variasi). Bagus karena beberapa hal berikut:

1. Love is not enough!

Zaman sekarang adalah zaman new age, dimana segala sesuatu dipercaya mungkin terjadi dan manusia menjadi pusat/allah bagi dirinya sendiri. Di film ini, dikisahkan, Louis punya sejuta cinta untuk terus mendampingi suaminya, ia punya persediaan cadangan kesabaran yang sangat banyak, ia berusaha dan terus bertahan tidak kenal menyerah, tapi pada akhirnya usaha yang sedemikian serta kekuatan diri sendiri itu tidak cukup! Love is not enough... yang akhirnya MEMBUKA mata Bill untuk berhenti minum bukan karena kandungan istrinya yang dua kali keguguran, bukan karena nyawanya yang hampir melayang, bukan karena airmata istrinya... tapi karena ia disapa oleh Tuhan dalam keadaannya waktu kritis! Yup, TUHAN yang membuat segalanya berubah. Kekuatan kita sebagai manusia untuk mengubah oranglain, even dengan cinta yang tulus is not enough jika tanpa rahmat dari Tuhan.

2. Social support can wake you up though you think it's impoosible to be true!

Louis - istri Bill yang kecanduan alkohol - mendapat kekuatan untuk move on dari masa-masa penuh tekanan batin itu dari teman-temannya. Mereka adalah istri-istri para pecandu alkohol. Tentang hal ini, sudah terlalu banyak penelitian yang membuktikan bahwa social support bernilai posisitf sekali untuk membangkitkan seseorang - bukankah kita merasa better ketika kita tahu ada oranglain yang bersama dengan kita, pernah atau sedang mengalami yang kita rasakan dan karena itu ia dapat mengerti situasi hati kita yang kadang tidak dapat dijabarkan dengan kalimat? Yes, that's the power of social supoort. Dengan saling berbagi pengalaman dan ide solutif terhadap apa yang mereka hadapi (memiliki suami yang kecanduan alkohol bukan hal yang gampang! it's so horrible!), mereka menjadi lebih dapat berdamai dengan masalah dan tentu saja, ketika manusia berdamai dengan masalahnya saat itu juga ia bangkit ke arah yang lebih baik.

P.S: Untuk anak psikologi yang sedang belajar mata kuliah Konseling, film ini boleh juga dijadikan tontonan untuk lebih memahami "Group Therapy", walaupun yah... to be honest, cukup membosankan.

This review of When Love Is Not Enough: The Lois Wilson Story (2010) was written by on 19 Oct 2010.

When Love Is Not Enough: The Lois Wilson Story has generally received mixed reviews.

Was this review helpful?

Yes
No

More Reviews of When Love Is Not Enough: The Lois Wilson Story

More reviews of this movie

Share This Page

Share
Tweet

Popular Movies Right Now

Movies You Viewed Recently

Get social with CinafilmFollow us for reviews of the latest moviesCinafilm - TwitterCinafilm - PinterestCinafilm - RSS