Review of West Side Story (1961) by Adinda A — 12 May 2011
Ceritanya simple sekali, ala-ala Romeo and Juliet. Saya selalu merasa dilematis menilai film klasik karena saya tidak tahu sudah sejauh apa perkembangan genre film yang dimaksud (dalam hal ini musical) sampai tahun perilisan film ini.
Tentu akan sangat tidak adil kalo saya menggunakan tolak ukur film musical modern. Jadi anda boleh tidak meneruskan membacanya. Tentu dalam menikmati film musikal logika mau tidak mau harus disingkirkan, bagaikan menonton film Bollywood mereka akan menari dan menyanyi tidak kenal tempat.
Hanya yang terasa mengganggu bagi saya, menyaksikan film ini bagaikan melihat panggung sandiwara yang difilmkan. Jika dalam Chicago ketika momen musical pindah ke atas panggung (sebagai metafora kejadian sebenarnya), dalam film ini mereka menari dan menyanyi ala panggung di kehidupan nyata.
Ketika mereka berkelahi pun, koreografinya terlalu peruntukkan panggung yang menyisipkan adegan ballerina. Jadinya are they fighting or dancing?, tapi keseluruhan koreografinya rapi dan pas. Setnya sangat terasa dalam studio.
Poin plus yang bisa saya ingat adalah karakter-karakternya yang masih wajar remaja dan penokohan yang kuat.
This review of West Side Story (1961) was written by Adinda A on 12 May 2011.
West Side Story has generally received very positive reviews.
Was this review helpful?
