Review of The Prince of Egypt (1998) by Adinda A — 11 Sep 2010
Seperti yang sudah umum diketahui film yang terkenal dengan soundtrack When You Believe ini menggambarkan perjalanan Nabi Musa versi Bible. Film yang diangkat dari novel saja kadang masih membuat fansnya tidak puas, apalagi ini cerita nabi yang umum diketahui orang.
Jadi kunci menikmati film ini adalah lupakan bayangan atau cerita Nabi Musa versi anda dan patut diingat bahwa film ini menyasar anak-anak sebagai pangsa pasar utamanya. Penggambaran untuk Nabi Musa disini tidak terlalu serius tapi masih bernyawa jadi jangan harapkan akan sedramatis Passion of The Christ.
Begitu juga dengan sang Ramses (Firaun) yang digambarkan tidak kelewat kejam seperti bayangan kita selama ini. Beberapa penggambaran suasana pun beberapa kali menggunakan momen musikal seperti halnya film Disney.
Film ini berhasil menyampaikan misinya mengajarkan pada anak sejarah nabi dengan cara yang ringan tapi masih bisa dinikmati oleh penonton dewasa. Film ini memang animasi 2D, tapi special effectnya diurusi dengan sangat mendetil dan mewah.
Adegan pamungkasnya, membelah Laut Merah, membuat saya merinding. Waaaw!
This review of The Prince of Egypt (1998) was written by Adinda A on 11 Sep 2010.
The Prince of Egypt has generally received positive reviews.
Was this review helpful?
