Review of Swordfish (2001) by Peter P — 03 Apr 2011
Tuh kan..., film ini berpotensi mengundang kontroversi karena ketidakseimbangan antara style dan substansinya kendati tidak sejomplang Avatar, hehehe. Film ini sangat stylish dan enjoyable sekali dengan kemasan yang menggoda (baca: mengeksploitasi sex-appeal pemainnya).
Sena berhasil mengawinkan antara style yang sangat kini (anda pasti tidak akan pernah lupa dengan opening scene-nya) plus aksi plus Berry. Tapi hal ini tidak ditunjang dengan naskah yang sama mumpuninya, untuk beberapa saat tidak ada masalah hingga separuh film, tapi begitu motivasi the bad guy-nya (Travolta) diungkap seolah meruntuhkan apa yang sudah dibangun dari awal.
Ya, sangat menodai intelejensi penonton dan susah diterima dengan akal sehat. Saya tahu, mungkin semua teori konspirasi itu hanya bisa terjadi di film, tapi we just don't want to be fooled. Film Sena sebelumnya, Gone in 60 Seconds, lebih sesuai antara style dan ceritanya.
This review of Swordfish (2001) was written by Peter P on 03 Apr 2011.
Swordfish has generally received mixed reviews.
Was this review helpful?
