Review of Rabbit Hole (2010) by Bruce W — 27 May 2011
Kematian putra tunggal membuat Becca dan Howie Corbett (Kidman & Eckhart) merasa sebagai pasangan ataupun sbagai individu tidak utuh lagi.. serba salah, kedukaan yang berlarut2 semakin menyesatkan pasutri ini di dunianya masing2, bahkan usaha penyelamatan yg dilakukan sang suami ditolak oleh pasangannya.. Secara aneh, sang ibu mulai dpt mengatasi rasa kehilangan dengan berkomunikasi (secara diam2) dengan remaja yang terlibat dalam kematian si anak.. Sang suami pun sempat berpikir untuk mencari apa yg dia tidak dapatkan dari si istri...
Konsep Rabbit Hole yg ditawarkan oleh si remaja penabrak si anak menjadi "penyembuh" Becca dlm mengobati rasa kehilangan.. Dengan ending yang natural tetapi bersolusi memberi kelegaan tersendiri bagi pasangan Corbett serta untuk penonton juga..
Drama yg membuat Kidman dinominasikan (lagi dan lagi) di Academy Awards 2011 ini berjalan dengan alur dan ritme yang tidak mengguncang tapi juga tidak membosankan.. Eckhart mulai menunjukkan kapasitas terbaiknya sebagai aktor setelah slama ini terlibat dalam genre yang (dirasa sering) tidak pas.. Mungkin genre drama adalah yang paling membuat Eckhart nyaman stlh kurang berhasil di scifi ('The Core'), komedi romantis ('No Reservation', 'Love Happens'), tetapi lumayan sbagai antagonis ('The Dark Knight')..
This review of Rabbit Hole (2010) was written by Bruce W on 27 May 2011.
Rabbit Hole has generally received positive reviews.
Was this review helpful?
