Review of Nick and Norah's Infinite Playlist (2008) by Diann M — 10 Aug 2010
Cera mengulang sukses perannya di Juno, menjadi remaja canggung yang tidak beruntung dalam percintaan. Seting film ini sebagian besar terjadi dalam satu malam saja. Ah, saya tidak ingin membahas ceritanya yang mudah ditemukan dalam film sejenis.
Tapi chemistry dan kepolosan remaja yang dihadirkan film ini mampu mewakili penonton remaja (atau pernah remaja) kebanyakan. Hype yang diusung kurang lebih sama seperti [500] Days of Summer, tapi secara keseluruhan memang film yang saya sebutkan tadi memang lebih unggul dari segi cerita dan soundtrack.
Penggambaran suasana kota yang indah di malam hari mendukung keromantisan yang tercipta lewat dialog yang penuh humor. Hanya saja di sini tokoh yang diperankan Cera, diceritakan memiliki sidekick gay.
Jadi ada sedikit penggambaran kehidupan gay dengan sajian yang ringan dan lucu. Pemilihan peran pada Cera dan Dennings yang notabene tidak tampan dan cantik juga lagi-lagi membantu membuat film ini lebih down to earth.
Soundtrack yang ada kurang familiar tapi masih enak didengar walaupun anda baru mendengar untuk pertama kalinya.
This review of Nick and Norah's Infinite Playlist (2008) was written by Diann M on 10 Aug 2010.
Nick and Norah's Infinite Playlist has generally received positive reviews.
Was this review helpful?
