Review of Facing the Giants (2006) by Jeremy F — 04 Sep 2010
Film ini berhasil membuat saya menciut dan (saya tidak malu untuk mengakuinya) membuat mata saya berkaca- kaca bahkan lebih dari itu (!). Apa hal yang membuat film ini bisa begitu menyentuh? Plot film ini mudah ditemukan di film-film sport lainnya, hanya saja film ini menggunakan pendekatan religius untuk mencapai kemenangan, kemenangan yang hakiki, yaitu menaklukan diri sendiri.
Tidak seperti film yang mengangkat tema American Football kebanyakan yang berfokus pada sebuah tim dan para pemain yang ada di dalamnya, film ini justru menyoroti kehidupan pribadi pelatihnya yang mengalami krisis dalam waktu yang bersamaan baik di pekerjaan maupun kehidupan pribadinya.
Pernahkah anda mengalami di malam-malam sepi merenungi kemalangan yang menimpa diri anda dan berbicara pada Tuhan? Film ini mampu menggambarkan dengan jujur, potret seorang anak manusia yang lemah tak berdaya menghadapi berbagai persoalan yang membelenggunya.
Film ini lebih kental nuansa religinya dengan agama Nasrani sebagai fondasinya. Tapi nilai-nilai kehidupan yang diangkat sangatlah universal dan saya yakin bisa dinikmati tidak peduli apa keyakinan anda.
Akan lebih mudah dinikmati kalau anda sendiri pernah mengalami pengalaman spiritual sendiri, sehingga lebih mudah untuk menghayatinya. Film ini adalah film dengan berbujet rendah yang kualitasnya seperti diperuntukkan untuk televisi.
Walaupun begitu film ini begitu membekas dan semoga bisa menginspirasi anda untuk memperbaiki hubungan dengan Tuhan. Semoga.
This review of Facing the Giants (2006) was written by Jeremy F on 04 Sep 2010.
Facing the Giants has generally received positive reviews.
Was this review helpful?
