Review of August Rush (2007) by Adinda A — 28 Oct 2010
Tidak cukup mengesankan, sampai paruh pertama film saya masih belum terintrigue dengan jalan ceritanya. Film ini seolah terjebak dengan formula sukses feel-good movie yang menjual mimpi dan cita-cita. Klise dan mudah ditebak.
Penonton sudah bisa menebak endingnya yang bahkan dibuat terlalu happy ending. Lebih jauh film ini juga digarap dengan kadar yang terlalu ringan. Cerita yang disajikan multi plot kurang begitu berarti dan bobot dari tiap cerita juga menjadi tanggung, terkesan terlalu menggampangkan cerita.
Penampilan bintang-bintangnya sangat biasa saja, kurang gregetnya, apalagi melihat akting Robin Williams yang sangat trying too hard, tapi malah terlihat seperti penjahat di film anak macam Home Alone.
Tapi begitu paruh kedua, saya baru mulai bisa merasakan emosi yang hadir dalam filmnya. Yah, film ini juga menjual lagu-lagu ear-catchy dengan sentuhan orkestra yang muncul di filmnya. Btw, itu tangan siapa ya yang di close up waktu sedang beratraksi dengan gitar?
This review of August Rush (2007) was written by Adinda A on 28 Oct 2010.
August Rush has generally received positive reviews.
Was this review helpful?
