Review of All the King's Men (1999) by Adinda A — 20 Apr 2011
Temanya menarik, bagaimana seorang salesman yang idealis dan ingin berbuat sesuatu untuk masyarakat sekelilingnya berubah menjadi pribadi yang korup (bukan korupsi, tapi corrupted mind) setelah terpilih menjadi walikota.
Sayang sekali film yang bertabur bintang ini begitu biasa saja. Perubahan kepribadian Sang Walikota (Penn) tidak smooth, sangat terasa sekali kejanggalan bahkan itu bagi penonton awam sekalipun bahwa ada perasaan kenapa tiba-tiba dia jadi seperti itu?, saking tidak adanya proses yang menceritakan perubahan tsb.
Film ini justru lebih banyak menyoroti kelihaian sepak terjang Penn setelah terpilih menjadi walikota. Sudut pandang yang digunakan yaitu Asisten Walikota yang mantan seorang jurnalis (Jude Law), sehingga konflik menjadi baur antara cerita walikota dan konflik pribadinya.
Intrik politiknya tidak seru. Penn bermain tidak pernah tidak bagus, saking bagusnya kita menjadi lelah melihat Penn perannya begitu-begitu saja, apalagi melihatnya di film ini yang berorasi berapi-api.
This review of All the King's Men (1999) was written by Adinda A on 20 Apr 2011.
All the King's Men has generally received mixed reviews.
Was this review helpful?
